Copyright (c) 2012 Scoopy Modification. Diberdayakan oleh Blogger.

Kamis, 21 Juni 2012

Honda Scoopy VS Yamaha Fino Menjadi Sepasang Kekasih



YAMAHAFINO 2008 & HONDASCOOPY 2011 JAKARTA



Honda Scoopy dan Yamaha Fino, di pasarnya musuh bebuyutan. Tapi, oleh Darmawan, disandingkan mesra dengan airbrush bertema sapi. Namanya Mr & Mrs Moo.

Menurut Wawan, panggilan karib Darmawan, sengaja disatukan. Seperti niatnya menyatukan hatinya dengan hati Riri, yang tak lain sang pacar. Weleh...., so sweet.

Fino, mewakili motor cowok dan diberi gelar Mr. Mo. Tampil macho dengan ubahan mesin ala drag. Sedangkan Scoopy yang tetap bermesin standar, karena memang dipakai buat harian dijuluki Mrs. Moo.

Cek lagi bedanya, yuk!

SOKBREKER BEDA
Pemilihan sok belakang, Scoopy dan Fino pakai dari produk sama, YSS. Tapi, serinya yang beda. Fino yang bodinya dibawa dari Thailand ini aplikasi YSS G series kuning. Ini disesuaikan tema drag pada Fino.

Sedangkan Scoopy pakai YSS K Series ungu. Tujuannya, menyesuaikan tampilan warna pelangi yang didominasi warna ungu. “K series lebih pas buat harian, lebih empuk dan nyaman buat boncengan," aku Wawan. 
 


MR DAN MRS MOO
Demi membahagiakan sang pacar,  sapuan airbrush Mr dan Mrs Moo jadi pilihan. Mr Moo buat menandakan motor tunggangan pribadi. Sedangkan Mrs Moo, sengaja gambaran tunggangan cewek.

Cuma warnanya agak sedikit beda. Mr alias mister Moo, digambarkan dengan sapi hitam-putih. Kombinasi ini dipilih biar terlihat lebih garang. Sedangkan Mrs Moo, hadir lewat paduan warna coklat. Tentunya, kelir ini sedikit lebih lembut dan feminim. Tapi, enggak melenceng dari warna sapi secara keseluruhan tuh.
 

SEPAKBOR DEPAN
Pilihan airbrush di sepakbor depan dipilih motif kepala sapi. Dari tampilan kepala sedikit beda. Untuk Scoopy, sapi sedikit memberikan gambaran cewek dengan jambul lebih banyak. "Kan biar kelihatan ceweknya. Dari warna rambutnya juga kelihatan agak pirang, dengan warna cokelat," bilang Wawan.

Sedangkan di Fino, sapi tampil lebih simpel dengan latar belakang hitam. Menggambarkan sapi jantan


CVT PELANGI
CVT juga dipilih kelir pelangi. Tentu agar menyesuaikan kombinasi part lain. "Efek pelangi lebih menarik dilihat. Selain lagi tren, matching juga dengan warna lain meski bukan pelangi. Misalnya sok belakang,” kata Wawan Lagi.

Tapi, sayangnya eggak semua part bernuansa pelangi ini bisa didapat di pasar lokal tuh. "Di motor ini, lebih banyak pakai part yang bawa dari Thailand," akunya.
 (motorplus-online.com)

Penulis : Tining | Teks Editor : Nurfil | Foto : David




waroengkopikoe

0 komentar:

Poskan Komentar